SOTAZONE.NET
Info Seputar Blogging

5 Teknik Black Hat Seo Yang Harus Dihindari

0 22


www.sotazone.net Teknik SEO merupakan langkah yang mampu digunakan untuk mengoptimasi suatu blog semoga mempunyai nilai lebih di mesin penelusuran. Di dunia yang penuh kemunafikan ini, ada 2 jenis teknik SEO yang mampu diterapkan, yakni Teknik White Hat SEO dan Teknik Black Hat SEO. Keduanya sama-sama meningkatkan performa situs di mata mesin penelusur. Namun ada teknik yang tidak boleh oleh Google, yaitu Teknik Black Hat SEO.

Istilah Black, menggambarkan sesuatu yang j4h4t, cur4ng, lic1k dan sejenisnya. Tindakan yang kurang menyenangkan ini ternyata juga ada dalam dunia SEO. Seperti apakah teknik Black Hat SEO ini? Mari simak ulasan dibawah ini.

PENGERTIAN

Black Hat SEO adalah sebuah upaya yang dilakukan oleh siapa saja demi untuk meningkatkan performa situs di mesin pencari dengan cara melaksanakan penipuan atau kecurangan. Maksudnya menipu dan curang bagaimana? Ya mungkin menipu dan curang terhadap mesin pencari dan juga pembaca. Umumnya teknik Black Hat SEO ini akan cepat sekali berdampaknya pada sebuah situs. Maka daripada itu aneka macam terutama blogger pemula tergiur untuk menempuh jalan pintas yaitu meningkatkan performa blognya di SERP dengan cara ini. Cepat sih cepat naiknya, tapi cepat juga turunnya …. sumber : http://berita-menarik.net

TAHUKAH KAMU?Pada tahun 2000 kebelakang, metode Black Hat SEO sangat aman dan mampu dijadikan sebagai teknik SEO cepat yang paling diandalkan. Namun sesudah Google memelihara Google Sandbox dan Google Panda secara perlahan teknik ini menghilang.

Teknik Black Hat SEO yang Harus Dihindari

Sebenarnya, dalam menerapkan teknik Black Hat SEO ini ada berbagai metode yang memang bisa dilakukan, namun dalam 5 Teknik Black Hat SEO inilah yang dirasa paling berbahaya dan wajib dihindari oleh para pemain White Hat SEO. Berikut yakni 5 Teknik Black Hat SEO yang Harus Dihindari :

1. Doorway Pages

Setiap halaman website atau blog tentunya tidak akan sama performanya dan tentunya impian semua orang bila halaman situs rendah perlahan mampu merangkak naik di mata mesin pencari. Namun kalau penerapan SEO pada halaman kualitas rendah ini memakai cara optimasi kata kunci spesifik lalu mengarahkan pembaca untuk menuju ke situs lain yang berbeda, maka inilah teknik yang di larang Google. Kegiatan ini termasuk Black Hat SEO dan Google menilai cara ini sudah memanipulasi mesin pencari dan juga pembaca alasannya adalah mesin pencari dan pembaca tanpa sepengetahuannya telah dialihkan ke halaman situs yang bukan bahwasanya untuk dikunjungi.

2. Cloaking

Teknik Cloaking juga termasuk teknik Black Hat SEO dan itu ialah tindakan yang melanggar hukum Google. Umumnya teknik Cloaking diterapkan dengan memasang script atau kode khusus ke dalam situs. Bukti situs telah menggunakan teknik Cloaking adalah situs tersebut telah melaksanakan praktik penyajian konten yang berbeda dari yang sebetulnya. Teknik Cloaking akan mengarahkan mesin pencari dan pengguna ke sebuah halaman situs lain yang sama sekali bukan situs yang dicari oleh pengguna. Biasanya teknik ini juga akan membuat konten terpisah yaitu satu untuk mesin pencari dan satu untuk pengunjung. Semua ini dirancang seakan-akan berbeda.

3. Keyword Stuffing

Keyword memang penting, tapi kalau keyword yang berlebihan bisa berdampak jelek pada pringkat situs kita. Buang jauh-jauh anggapan bila menciptakan keyword secara terus menerus dan berulang-ulang pada artikel baik itu jenis frase yang sama dengan artikel akan menciptakan konten situs menerobos dan bertahan lama di SERP. Teknik keyword stuffing yaitu salah satu tindakan Black Hat SEO dan memang diantaranya masih banyak yang melakukannya hingga sekarang. Sedikitpun teknik pembuatan kata kunci yang berlebihan dan sama sekali kata kunci itu tidak relevan maka tidak akan mampu untuk meningkatkan ranking situs di SERP. Malah praktik ini lama kelamaan akan menciptakan situs kita lenyap di Google dan entah kemana.
Segala bentuk manipulasi apapun dari tindakan keyword stuffing ini dilarang Google. Contoh lainnya yakni dengan menciptakan daftar kata-kata keyword incarannya baik itu yang disisipkan pada tag atau tabel dalam jumlah besar yang dimaksudkan akan sangat bermanfaat untuk pengguna.

4. Hidden Text

Mungkin dengan membuat keyword teks tersembunyi (hidden text) maksudnya yaitu untuk menghilangkan jejak pembaca dan juga mesin pencari. Percuma kita lakukan teknik dengan menyembunyikan tulisan, karena saat ini Google sudah sangat arif untuk membaca situs pelaku kecurangan seperti ini. Umumnya teknik menyembunyikan teks dilakukan dengan memberi warna pada aksara sama dengan latar belakang (background). Pembaca yakin tidak akan tahu dan akan menganggap bahwa konten tersebut adalah berkualitas dan relevan. Tapi untuk mesin pencari lain lagi, teknik ini sama saja ujung-ujungnya akan tertangkap tangan.

5. Spam Backlinks

Tidak mampu dipungkiri jika kekuatan backlink ketika ini masih berdampak baik bagi perkembangan performa situs. Namun tentunya backlink yang mana dulu yang bisa menyulap situs di SERP? Tentunya yang menang adalah backlink yang berkualitas dan natural yang akan bisa mampu mempertahankan ranking situs di mesin pencari. 1 backlink berkualitas dalam perhari masih jauh lebih baik dibanding 1000 backlink kualitas spam dalam sehari.




Dari ke 5 Teknik Black Hat SEO diatas, ada beberapa teknik lain yang sangat terkenal di kalangan para Blogger Indonesia, diantaranya adalah seperti jinggling, bom klik, AGC (Auto Generate Content), maupun AGK (Auto Generate Keyword).

Pesan : Dengan ulasan diatas diperlukan kepada Blogger Indonesia untuk tidak memakai teknik-teknik semacam ini. Tindakan yang tidak baik tentunya akan kembali pada diri kita sendiri. Kaprikornus sebaiknya bermain jujur (White Hat) dalam mengelola perkembangan Blog.

Itulah ulasan mengenai “5 Teknik Black Hat SEO yang Harus Dihindari“, agar bermanfaat.

sumber : http://gosip-menarik.net

Leave A Reply

Your email address will not be published.