SOTAZONE.NET
Info Seputar Blogging

Masalah Pertanian Dan Solusinya

0 23


www.sotazone.net Indonesia ialah negara agraris yang sejak dulu sudah termahsyur dengan rempahnya. Di lintasi oleh khatulistiwa dan dikelilingi oleh gunung berapi mengakibatkan Indonesia negara yang subur. Namun, semua itu tidak menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju dalam sektor pertanian. Berikut ini beberapa problem Indonesia dalam bidang pertanian.

1. Pola Pikir Masyarakat

Pola pikir masyarakat Indonesia terhadap petani tidak terlalu baik. Banyak masyarakat yang menganggap pertanian ialah pekerjaan rendahan karena berjibaku dengan tanah yang kotor. Hal tersebut ialah kepercayaan yang sudah orang renta sampaikan kepada anaknya dikala mereka masih kecil. Selain itu anggapan bahwa sektor pertanian tidak menghasilkan juga menjadi alasan kenapa mereka enggan untuk menjadi petani. Solusinya ialah dengan menanamkan teladan pikir bahwa setiap insan sama derajatnya dan rezeki datangnya dari Tuhan bukan dari beberapa pekerjaan tertentu saja.

2. Sektor Pertanian Lambat Untuk Berkembang

Teknologi pertanian di Indonesia belum begitu maju alasannya sedikitnya orang pintar yang mau menjadi petani. Pada umumnya mereka yang sudah menjadi sarjana pertanian lebih menentukan bekerja dalam naungan perusahaan ketimbang menjadi pengusaha sehingga banyak potensi yang terbuang percuma. Alhasil dikala negara lain sudah maju dan mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, Indonesia masih mengimport dari negara luar. Solusi dari duduk perkara ini yaitu dengan melakukan penelitian yang akan memajukan produksi pertanian.

3. Tingkat Eksport yang kurang

Disaat petani negara lain sudah menembus pasar internasional, kebanyakan petani Indonesia hanya bisa menembus pasar lokal saja. Hal ini dikarenakan kualitas produk serta teknologi pengemasan yang buruk. Supaya para petani bisa menembus pasar internasional, para petani harus menaikkan kualitas suatu produk menjadi lebih baik lagi.

4. Pupuk yang terlalu mahal

Banyak pupuk yang beredar di pasaran memiliki harga yang tidak dekat dengan rakyat kecil. Dengan produksi yang tidak terlalu banyak dan hanya bisa dipasarkan di pasar lokal saja, menciptakan petani kesusahan untuk membeli pupuk. Akhirnya hidup mereka menjadi tidak makmur alasannya adalah hanya sedikit laba yang mereka peroleh. Hal ini mampu diatasi dengan menciptakan pupuk kompos dan pupuk kandang yang harganya jauh lebih murah daripada pupuk pabrikan.

5. Lahan yang Sempit

Banyak petani yang kehilangan lahannya entah itu digusur untuk jalan tol atau dijual untuk keperluan lain. Selain itu petani yang ada di wilayah kota tidak mampu membeli lahan dikarenakan harga tanah di kota sangat mahal. Menanam sayuran organik ialah salah satu acuan efektif yang bisa di aplikasikan serta dengan teknologi pertanian lain mirip hidroponik yang tidak membutuhkan lahan yang besar. Dengan harga jual yang tinggi menciptakan pilihan ini menjadi pilihan yang sempurna.

Sebagai warga Indonesia yang secara umum dikuasai nya masih banyak dikelilingi oleh lahan pertanian, maka sudah seharusnya kita memajukan perkembangan dan teknologi yang berkaitan dengan pertanian. Supaya Indonesia bisa menembus kelas Internasional dan tidak perlu melakukan import hasil pertanian dari negara lain. Baca juga artikel menarik lainnya mengenai dunia pertanian pada  Jurnal Argibisnis

Itulah ulasan mengenai “Masalah Pertanian dan Solusinya“, semoga ke depannya Indonesia mampu menjadi negara yang bisa melaksanakan ekspor hasil pertanian dan menjadi negara yang unggul dalam hal pertanian.

–  [Quest Post] –

Leave A Reply

Your email address will not be published.